Jika mendapatkan emak yang (maaf) cerewet maka tiada hari tanpa omelannya (maaf mak, sedang membicarakan emak nih). Pokoknya, tiap hari pasti akan mendapatkan sugesti yang terkadang itu-itu saja, masih hal yang sama dengan hari-hari yang kemaren. Memang terkadang kita suka mengulang pekerjaan bodoh dan kesalahan yang sama, maka orang tua itu resah dan mencerahami kita.
Paling kurang satu ronde dapet tujuh menit lautan kata, kayak kultum gitu. Ya Tuhan semoga aku tak jadi anak durhaka sekarang hingga di kemudian hari ketika beliau tiada lagi di dunia ini. Ketika aku terlambat menyesal.
Di rumah aku terkenal suka menjawab apa kata orang tua jadi terkesan menengking dan melawan. Ya karena itu tadi, karena aku juga cerewet subhanallah, semoga aku cepat berubah.
Baru beberapa hari lalu (Kamis, 3 September) kami (teman-teman se kelas di kampus) bertakziah ke rumah salah satu saudari yang ayahnya telah meninggal beberapa waktu yang lewat. Di tengah penbicaraan dalam keluarganya, aku mendengar mak cik dari saudari ini mengucapkan:
''Karena Ibu **** ini ada kekuarang dan Ayah sudah tiada lagi maka **** inilah yang mengurus semuanya.....''
Aku tak menanggapi betul perihal itu. Tapi akhirnya aku tahu juga bahwa Ibu saudari ini tadi bisu. Selama ini aku tidak tahu bahwa saudari ini memiliki seorang Ibu yang bisu, entah sejak kapan ia tidak bisa bicara. Atau jangan-jangan sejak lahir saudari ini tidak bisa mendengar sepatah katapun dari sang Ibu. Tapi sudahlah aku tidak mau mencari tahu lebih jauh, aku takut hal itu dapat menambah pilu hatinya.
Anda pasti sudah bisa menebak apa yang Aku rasakan saat ini?, ya aku beryukur punya Ibu cerewet, masih ada orang yang Ibu-nya tidak bisa bicara, aku sedih sekaligus gembira dan marah. Sedih karena membayangkan nasib saudari ini dan gembira aku masih mujur, marah kepada diri sendiri karena selalu kesal diceramahin Emak. Segala puji bagi Allah...

7 komentar:
4 September 2009 16:40
kan ada istilah "Petuah Emak" di tanah melayu bro... blom denger gw ada petuah bapak...
btul tak??
5 September 2009 05:25
cerewet khan berarti perhatian ma kita2
8 September 2009 15:54
kalo suatu saat emank anda tidak cerewet dan tidak mau bicara itu tandanya beliau sedang marah, hayoo pilih mana ..?
ada yang bilang surga dibawah telapak kaki ibu
9 September 2009 12:27
lalalaa.. yang pastinya ibu dalah insan yang paling mulia.. kerana saat beliau melahirkan kita, beliau mempertaruhkan nyawa antara hidup dan mati..
12 September 2009 04:57
cerewet berarti tau apa yg akan dibicarakan
3 Oktober 2009 08:56
cerewet kan berarti sayang.. untung juga msh ada yang pengen bersikap cerewet ama kita2..
3 Oktober 2009 20:03
Justeru ibu yang cerewet itulah yang bisa membuat kita mandiri, tidak manja.
Terus jadinya ada apa-apa kita dak langsung teriak Ibuuuuuuu... ini bagaimana. Ibu kok ini begini, ibuuuu bajuku mana (itu kalo lg kecil).
Cerewetnya ibu adalah didikan.
Poskan Komentar
Apa Komentar Anda? dan coba jelaskan mengapa tidak berkomentar.. (don't do spam yach ^_^)