Saya tertawa geli dalam hati ketika melihat berita di salah satu televisi swasta tanah air. di Hari Raya Idul Fitri ini ada pula tradisi baru yang mungkin dibuat-buat oleh sebagian orang, namanya Bagi-bagi Angpao. Apa sebenarnya Angpao? apa sangkut pautnya dengan Idul Fitri?.
Sebagaimana kita ketahui bahwa Idul Fitri adalah Hari Raya bagi umat Islam menandakan berakhirnya Ramadhan dan merupakan waktu untuk saling bersilaturahmi dan bergembira bagi umat muslim yang telah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Sebenarnya inilah yang dinamakan dengan akulturasi yang salah, maksud saya sebuah tradisi yang dibuat-buat tampa dasar yang jelas. Jika dilihat dari niat, memang kegiatan yang disebut "Bagi-bagi Angpao" ini adalah perbuatan yang mulya karena membagi-bagikan rezki yang berlebih atau bahasa populernya bersedekah. Namun sayang, penamaan pada "Bagi-bagi Angpao" ini yang jelas-jelas salah, apa lagi yang melakukannya orang-orang Islam terdidik dan tahu sejarah dan tradisi. Islam tidak mengenal yang namanya bagi-bagi Angpao tetapi bersedekah atau zakat fitrah atau bisa juga zakat mal (harta). Ditegaskan Angpao itu adalah tradisi orang Tiong Hoa pada saat perayaan agama orang-orang Tong Hoa pula bukan pada perayaan Agama Islam.
Lantas saya tertawa dalam hati, mengapa tradisi ini malah menjadi populer dalam masyarakat kita (Indonesia). Ternyata yang melakukannya adalah petinggi negara seperti Wakil Presiden Yusuf Kalla. Aduh Pak Yusuf... jadi mohonlah kepada kawan-kawan jangan katakan lagi Angpao jika ingin bagi-bagi bingkisan ke sanak saudara kita, itu tradisi Tiong Hoa dan kegiatan agama mereka, sebutlah dengan sebutan yang lain. Ingat!, "Apabila kamu melakukan perbuatan suatu kaum, maka kamu merupakan bagian dari kaum tersebut." Sebagai umat muslim yang cendikia kita sungguh tidak pantas menyebut hal seperti itu Bagi-bagi Angpao, camkan lah!.



14 komentar:
2008 Oktober 6 12:46
mau dong angpao nya....
2008 Oktober 6 15:30
Mas makaseh join google follower. Ayo lansung join twitter and facebook. Mas kalau mau ngiklan di Post Riau berapa sih harganya.
2008 Oktober 6 16:25
aneh juga ya. sepertinya umat muslim indonesia sama yg begini cukup ketat kenapa bisa sampai JK pun menyebut angpao. salah kaprah
2008 Oktober 6 21:06
Sudah menjadi salah kaprah di Indonesia yang lama-lama menjadi kebiasaan..
Salam kenal balik ya!
2008 Oktober 6 23:43
ternyata banyak terjadi salah kaprah ya di indo... :P
2008 Oktober 7 12:34
@Googleholic: Saya nggak bagi2 angpau :(
@Bonoriau:Sama2, di Harian Riau Pos maksudnya?
@Nita:Betul.. dia salah kaprah..
@Mk:...
@Caroline: Banyak banget..
2008 Oktober 7 13:46
tahun ini bunda bagi2 angpo juga.... tapi amplopnya bikinan sendiri supaya enggak sama sama imlek gituhuuu
2008 Oktober 7 14:35
mas aku mau angpownya dong
2008 Oktober 7 21:24
gadis rantau datang minta angpao. he..he..btw, txs dah dilink. secepatnya daku link,pren. bersabar ya?soalnya harus deadlink dulu...
2008 Oktober 9 11:18
@Bunda Riri: Bagus lah bund.. tapi jgn bilang Ang Pao, THR kek.
@Anang: Saya nggak bagi2 Angpao!!!
@Gadis:ha...3x ok deh tapi, tetap aja saya nggak bagi2 angpao!
2008 Oktober 9 19:24
mana yang buat reza nih
2008 Oktober 10 20:35
minta angpao juga dong hehehe
2008 Oktober 11 10:43
masih aja ada yg minta Angpao, baca toh baik2 tulisanku saya menetang angpao, bukan bagi2 angpao!!!
2008 Oktober 11 12:59
sabar kang..sabar..hehehe..
yg jelas saya ga minta bro..wong udah jelas postnya ampe komentar akang juga udah jelas..
Poskan Komentar
Apa Komentar Anda? dan coba jelaskan mengapa tidak berkomentar.. (don't do spam yach ^_^)