Spiga

Level Penonton Film di Indonesia

Mengapa ada beberapa orang yang tergila-gila pada sebuah acara Televisi - yang dalam hal ini saya maksudkan adalah film - padahal kita tidak suka sama sekali. Apalagi dahulu kala ada trend-nya film-film ular-ularan, monster-monsteran dan sihir-menyihir. Biasanya yang suka Film-film ber-genre ini adalah para Ibu-ibu atau Bapak-bapak, terutama masyarakat desa. Terkadang mereka rela berjalan 3 Km dalam kegelapan malam hanya ingin nonton film-film yang tidak logis itu (di desa jarang ada TV jadi harus numpang nonton).

Dari tipuan ular-ularan atau monster-monsterannya saja sudah jelas itu tidak realistis dan terlihat sekali rendah kualitasnya film-nya namun, peminatnya tidak sedikit. Terkadang saya geleng-geleng kepala melihatnya.

Melihat fenomena diatas, ternyata di Indonesia tercinta ini ada tiga level penonton film atau acara Televisi. Apa itu?, berikut tiga kriterianya:



1. Penonton Awam
Para penonton yang berada di hierarki paling bawah ini menonton, lalu terhibur tampa perlu menangkap pesan. Orang-orang tipe ini tidak menangkap makna yang tersirat di dalam sebuah film apalagi memikirkan kerealistisannya.

2. Penonton Menengah
Penonton kelas menengah mulai memilih-milih film yang akan ditontonnya. Penonton seperti ini berpikir sedikit lebih realistis dan sedikit masuk akal film-film yang dinikmatinya.

3. Penonton Intelek
Jangan harap penikmat film semacam ini mau menonton film atau acara Televisi sembarangan. Penonton Intelek selalu menangkap pesan dan pelajaran dari acar yang ditontonnya, terkadang mereka juga melepaskan kritikan dan penilaian terhadap film atau acara yang mereka tonton tersebut.

Jadi jika Anda suka menonton film ular-ularan, monster-monsteran dan sihir-menyihir, lalu merasa tersinggung setelah membaca artikel karena disebut penonton awam dan mencak-mencak di halaman komentar blog saya, itu sebuah pertanda bahwa Anda adalah seorang Pembaca Intelek (Apa? ada yang tersinggung lagi karena merasa sebagai pembaca awam?).


Artikel dan Cerita lainnya



7 komentar:

  NdesO

7 Desember 2008 11:25

Pertamaxxx :D

Kalo saya kayaknya masuk yang intelek deh *bangga donk* :)) Soalnya selalu mikirin apa yang masuk akal dan g masuk akal dalam film yang aku tonton :)

  indo

7 Desember 2008 17:59

Lucu sekali, koq penonton ada levelnya ya...gue level apa dunk ??

  info resep

8 Desember 2008 14:03

wah sy masuk level menengah ternyata...

  khofia

9 Desember 2008 19:09

saya termasuk penonton intelek! mosok lulusan sarjana dibilang nggak intelek?! (^_^)v

  Kristina Dian Safitry

10 Desember 2008 15:18

hua..ha..aku sih malah suka nonton humor. levelku yang mana nih ya?*gubrak!*

  Hendrawan

10 Desember 2008 18:14

@Ndeso: perbaikannya, akan secepatnya...

  hanna

13 Desember 2008 12:53

saya yg intelek dunk... (uda saya masukin link ke blogroll kok...tuker yah... makasiiii)

Poskan Komentar

Apa Komentar Anda? dan coba jelaskan mengapa tidak berkomentar.. (don't do spam yach ^_^)